Lompat ke konten
PDF Editor

Cara Membuat PDF dari Kamera Anda

Terakhir diperbarui

Mengarahkan kamera Anda ke sesuatu dan mendapatkan PDF adalah cara tercepat menangkap dunia fisik sebagai dokumen — struk, papan tulis setelah rapat, halaman dari sebuah buku, pengumuman di dinding. Tapi ada perbedaan nyata antara foto mentah yang dibungkus jadi PDF dan pindaian yang benar, dan mengetahui mana yang Anda butuhkan menghindarkan Anda dari hasil yang miring dan bergaris silau.

Panduan ini membahas keduanya: pengambilan cepat, di mana foto kamera menjadi halaman PDF memakai alat gratis Gambar ke PDF, dan pemindaian yang benar, di mana aplikasi PDF Editor mendeteksi tepi dokumen, mengoreksi sudutnya, dan bisa mengenali teksnya. Keduanya berjalan di perangkat Anda tanpa ada yang diunggah.

Untuk jepretan cepat yang cuma perlu Anda simpan, pengambilan cepat sudah cukup baik. Untuk apa pun yang harus terlihat seperti dokumen — rata, persegi, terbaca — memindai layak menyisihkan sedikit waktu ekstra.

Langkah demi langkah

  1. 1

    Putuskan: pengambilan cepat atau pindaian yang benar

    Struk untuk catatan pribadi Anda bisa jadi foto cepat saja. Dokumen yang akan Anda kirim atau perlu dibaca dengan jelas layak mendapat pindaian yang benar dengan deteksi tepi dan koreksi sudut.

  2. 2

    Pengambilan cepat: foto dengan baik

    Ambil gambar tegak lurus dengan cahaya merata, memenuhi bingkai dengan halaman dan menghindari bayangan dari tangan atau HP Anda. Foto yang baik menghasilkan halaman PDF yang baik.

  3. 3

    Ubah foto menjadi PDF

    Buka alat Gambar ke PDF, tambahkan foto (atau beberapa), susun urutannya, lalu buat PDF-nya. Setiap jepretan menjadi satu halaman.

  4. 4

    Pindaian yang benar: gunakan pemindai bawaan aplikasi

    Di aplikasi PDF Editor, gunakan fitur pindai. Fitur ini menemukan tepi dokumen secara otomatis, meluruskan perspektifnya, dan merapikan halaman agar terlihat seperti hasil pindaian, bukan jepretan biasa.

  5. 5

    Tangkap beberapa halaman secara berurutan

    Untuk dokumen multihalaman, pemindai membiarkan Anda memotret halaman demi halaman ke dalam satu PDF, menjaga urutannya seiring Anda bekerja.

  6. 6

    Buat bisa dicari kalau Anda perlu

    Foto mentah tidak punya lapisan teks. Aplikasi bisa menjalankan pengenalan teks agar halaman hasil tangkapan bisa dicari — berguna untuk apa pun yang nanti perlu Anda cari berdasarkan isinya.

Tips

  • Foto mentah adalah gambar dari sebuah dokumen; pindaian adalah versi yang sudah dikoreksi, diratakan, dan terbaca. Sesuaikan usaha Anda dengan bagaimana hasilnya akan dipakai.
  • Cahaya merata dan sudut tegak lurus berpengaruh lebih besar pada halaman hasil tangkapan daripada filter apa pun. Silau dan bayangan lebih mudah dihindari daripada diperbaiki.
  • Latar belakang gelap dan polos di belakang halaman membantu deteksi tepi menemukan dokumen dengan bersih.
  • Foto dan pindaian hasil tangkapan bisa berukuran besar — kompres PDF-nya kalau akan dikirim lewat email atau portal unggahan.
  • Pengambilan cepat tidak punya teks yang bisa dicari. Kalau Anda nanti perlu mencari isi dokumennya, pindai dengan pengenalan teks, bukan sekadar memotretnya.

Coba di ponsel Anda

Kamera Anda sudah ada di tangan Anda, itulah sebabnya menangkap dokumen adalah tugas yang alami di HP. Aplikasi PDF Editor memindai dengan deteksi tepi otomatis, penangkapan multihalaman, dan pengenalan teks — semuanya offline — mengubah apa pun yang ada di depan Anda menjadi PDF yang rapi dan siap dibagikan saat itu juga.

Pertanyaan yang sering diajukan

  • Foto adalah gambar mentah yang dibungkus jadi PDF — cukup baik untuk catatan cepat. Pindaian mendeteksi tepi halaman, mengoreksi sudutnya, dan meratakannya agar terlihat seperti dokumen sungguhan. Pindai apa pun yang akan Anda kirim atau perlu dibaca dengan jelas.

Aplikasi PDF Editor

Bawa PDF Editor ke mana saja.

Gratis di iOS dan Android.