Cara Mengedit Dokumen Kelas sebagai PDF (Anotasi, Sorot, Tanda Tangan)
Terakhir diperbarui
Dokumen kelas kini datang dalam bentuk PDF lebih sering daripada format lainnya. Handout untuk diberi anotasi, soal latihan untuk diisi, formulir persetujuan untuk ditandatangani dan dikembalikan, silabus untuk ditinjau. Godaannya adalah mencetak semuanya, mengisinya dengan tangan, lalu memindainya kembali. Cara itu memang bisa, tapi lambat dan hasilnya terlihat lebih buruk dibanding langsung mengedit PDF-nya.
Pengeditan PDF modern menangani keempat kasus ini dengan baik: menyorot dan memberi anotasi untuk membaca, mengisi formulir untuk soal latihan dan borang, tanda tangan untuk surat izin, dan pengeditan struktural saat Anda perlu menambahkan halaman. Sebagian besar bisa dikerjakan di tab browser atau aplikasi HP tanpa perlu membayar software.
Panduan ini menjelaskan setiap kasus — alat apa yang tepat, apa yang bisa dan tidak bisa dilakukannya, dan cara mengirim kembali salinan yang sudah diisi dengan rapi. Panduan ini mengasumsikan Anda tidak ingin mencetak apa pun jika tidak terpaksa.
Langkah demi langkah
- 1
Untuk membaca dan memberi anotasi: sorot dan beri komentar
Sebagian besar pembaca PDF (termasuk aplikasi PDF Editor) mendukung fitur menyorot, menggarisbawahi, dan komentar catatan tempel. Gunakan ini untuk membaca secara aktif; anotasinya tetap melekat pada file dan tetap ada meski dibagikan.
- 2
Untuk kolom formulir sungguhan: ketuk untuk mengisi
PDF yang dirancang sebagai formulir punya kolom interaktif sungguhan. Ketuk masing-masing kolom, ketik, lalu pindah ke kolom berikutnya. Hasilnya terlihat identik dengan pekerjaan yang dicetak dan diketik.
- 3
Untuk PDF non-interaktif (tanpa kolom formulir): tambahkan kotak teks
Handout hasil pindaian yang tidak punya kolom sungguhan mengharuskan Anda menumpuk kotak teks di atas bagian kosongnya. Aplikasi PDF Editor mendukung ini; hasilnya terlihat lebih rapi dibanding jawaban tulisan tangan di kertas cetakan.
- 4
Untuk tanda tangan: Tanda Tangan PDF
Tanda Tangan PDF memungkinkan Anda menggambar atau mengetik tanda tangan langsung di formulir. Untuk formulir persetujuan dan surat izin, tanda tangan yang digambar adalah pilihan yang tepat.
- 5
Untuk menambahkan halaman: gabungkan
Jika jawaban Anda lebih panjang daripada ruang kosong yang tersedia di handout, Gabungkan PDF memungkinkan Anda menambahkan halaman tambahan. Jaga urutannya tetap benar; halaman aslinya tetap utuh.
- 6
Simpan sebagai file baru, jangan menimpa file asli
Simpan versi yang sudah diisi dengan nama baru (Handout3_Selesai_NamaBelakang.pdf). File aslinya yang masih kosong tetap bersih jika suatu saat Anda perlu mengerjakannya ulang atau membagikannya dengan teman belajar.
Tips
- Coba PDF-nya dulu untuk melihat apakah punya kolom formulir sungguhan. Jika mengetuk garis kosong memunculkan kursor ketik, berarti itu formulir sungguhan. Jika tidak terjadi apa-apa, Anda perlu menumpuk kotak teks.
- Gunakan ukuran teks yang konsisten untuk jawaban yang diisi — sesuaikan dengan ukuran teks isi dokumen jika Anda bisa mengenalinya.
- Jangan mencetak hanya untuk mengisi kecuali benar-benar terpaksa. Versi hasil pindaian selalu kurang terbaca dibanding pengisian digital.
- Simpan sebelum menandatangani. Tanda tangan biasanya mengunci sebagian isi file; versi sebelum ditandatangani adalah salinan yang masih bisa diedit.
- Konfirmasi formulir yang sudah diisi dengan mengekspornya ke PDF setelahnya — sebagian alat menyimpan status yang masih bisa diisi secara terpisah, dan PDF hasil ekspor itulah yang mengunci jawaban Anda.